Manfaat Bunga Rosella

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAJ6LldOAX_H2s0qyvlEVEip51GH52qvf08NIksQuOskrzaY1YL3WKkWs5uehdev5oP5yYYUgzrJpAq1yGk4LVqQE1cZcwz4ju3tz_1e85cz8jW6AradViNEJFdY6UkyDikkgouloUW_k/s400/rosella_two_640.jpg

TEH ROSELLA atau TEH MERAH dikenal dengan nama beragam : Teh Rosella, Hibiscus tea, Teh Mekkah, Teh Yaman. Disebut juga Karkade (Arab), Kezeru (Jepang), Merambos Hijau (Jateng), Asam kesur (Meranjat), Kesew Jawe (Pagar Alam), Asam Jarot (Sp. Padang), Asam Rejang (Muara Enim) dan Hisbiscus Sabdariffa L. (Latin)

Tiap 100 gr mengandung 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 dan B2. Kandungan vitamin C 3 kali lipat anggur hitam, 9 kali lipat jeruk sitrus, 10 kali lipat lebih besar dari buah belimbing dan 2,5 kali lipat dibanding vitamin C dalam jambu biji (kelutuk). Selain itu Teh Rosella mengandung KALSIUM tinggi ( 486 mg / 100 gr) , Magnesium serta Omega 3. Teh Rosella juga diperkaya Vitamin A, Iron, Potasium, Beta Caroteen & Asam Esensial
Manfaat dari Teh Rosella ini antara lain :
  • Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
  • Menormalkan kadar GULA DARAH , ASAM URAT dan KOLESTEROL dalam tubuh.
  • Baik untuk PEROKOK karena dapat mengurangi dampak negatif dari Nikotin serta dapat membasmi virus TBC dan mengurangi ketergantungan terhadap NARKOBA seta mencegah KANKER.
  • Mengatasi BATUK, Sakit Tenggorokan, Mengobati Sariawan.
  • Mengawetkan kehalusan kulit dan Mengurangi Keriput.
  • Dapat menurunkan berat badan, cocok untuk program diet.
  • Melindungi dari infeksi kuman, anti bakteri , anti virus serta dapat mengobati keracunan.
  • Bagi Anak-anak bermanfaat mempercepat pertumbuhan OTAK, karena mengandung OMEGA-3 dan memacu pertumbuhan DHA.
  • Memperbaiki metabolisme tubuh, memperlambat menopouse dan tulang keropos / pengapuran tulang.



Askeb

Askeb

BBL (BBLR) download
BBL (HIPOTERMI) download
BBL (CAPUT SUCEDENEUM) download
BBL (ASFIKSIA) download
BBL (LAHIR KOTOR) download
BBL (TETANUS NEONATORUM) download
BBL (ASFIKSIA RINGAN) download
BBL (ASFIKSIA SEDANG) download
BBL (MEKONIUM) download
BBL (HIPOGLIKEMI) download
BBL (KEJANG) download
BBL (IKTERUS) download
BBL (BBLR) download
BBL (NORMAL) download
BBL (FRAKTUR CLAVIKULA) download
BBL (BAYI TIDAK MENANGIS) download
BBL (CHEPALHEMATOM) download
Kehamilan (ANEMIA RINGAN) download
Kehamilan (LETAK SUNGSANG) download
Kehamilan (MOLA HIDATIDOSA) download
Kehamilan (DIABETES MELITUS) download
Kehamilan (HIDRAMNION) download
Kehamilan (PLASENTA PREVIA PARSIALIS) download
Kehamilan (TANDA-TANDA GAWAT JANIN) download
Kehamilan (EKTOPIK) download
Kehamilan (PREEKLAMPSI SEDANG) download
Kehamilan (PREEKLAMSIA) download
Kehamilan (PLASENTA PREVIA TOTAL) download
Kehamilan (ANEMIA RINGAN) download
Kehamilan (ABORTUS INSIPENS) download
Kehamilan (ABORTUS KOMPLET) download
Kehamilan (PRE EKLAMSI RINGAN) download
Kehamilan (ANEMIA SEDANG) download
Kehamilan (ABORTUS IMINENS) download
Kehamilan (SOLUSIO PLASENTA) download
Kehamilan (PLASENTA LETAK RENDAH) download
Nifas (POST PARTUM BLUES) download
Nifas (BABY BLUES) download
Nifas (RUPTURE PERINEUM) download
Nifas (TROMBOFLEBITIS) download
Nifas (BENDUNGAN ASI) download
Nifas (DENGAN KESEDIHAN) download
Nifas (GANGGUAN POLA ELIMINASI) download
Nifas (KRAM PADA BETIS) download
Nifas (METRITIS) download
Nifas (PPH) download
Nifas (INFEKSI RUPTUR PERINEUM) download
Nifas (MASTITIS) download
Nifas (ADAPTASI ORANG TUA) download
Nifas (NORMAL) download
Nifas (DEPRESI POSTPARTUM) download
Nifas (POST PARTUM HEAMORAGI-SP) download
Nifas (ASI TIDAK KELUAR BAYI TIDAK MAU MENYUSU) download
Nifas (PPH SEKUNDER) download
Nifas (PEGAL-PEGAL SETELAH MELAHIRKAN) download
Persalinan (KETUBAN PECAH DINI) download
Persalinan (ROBEKAN JALAN LAHIR) download
Persalinan (INERSIA UTERI) download
Persalinan (PARITAS KURANG DARI 1 TAHUN) download
Persalinan (RUPTUR UTERI) download
Persalinan (EMBOLI CAIRAN KETUBAN) download
Persalinan (GRANDE MULTIPARA) download
Persalinan (TALI PUSAT MENUMBUNG) download
Persalinan (PRESENTASI MAJEMUK) download
Persalinan (PARTUS PRESIPITATUS) download
Persalinan (PARTUS LAMA) download
Persalinan (NORMAL) download
Persalinan (MALPRESENTASI) download
Persalinan (EPISIOTOMI) download
Persalinan (RETENSIO PLASENTA) download
Persalinan (PERINEUM KAKU) download
Persalinan (LILITAN TALI PUSAT) download
Persalinan (KEGAGALAN KB) download
Persalinan (FASE LATEN MEMANJANG) download
Persalinan (ATONIA UTERI) download
Persalinan (ROBEKAN PADA SERVIKS) download
Persalinan (GEMELI) download
Persalinan (SELANG 15 MENIT PLASENTA TIDAK LAHIR) download
Persalinan (SEROTINUS) download
Persalinan (PERSALINAN PALSU) download
Persalinan (INERSIA UTERI) download
Persalinan (INDUKSI) download
Persalinan (RIWAYAT CAESAR) download
Persalinan (ANEMIA SEDANG) download
Persalinan (PARTUS LAMA PRIMITUA) download
Persalinan (BABY GIANT) download
Persalinan (DISTOSIA BAHU) download
Persalinan (FASE MEMANJANG) download
Persalinan (PARTUS PREMATUR) download
Persalinan (CARA MENGEJAN YANG SALAH) download
Persalinan (LILITAN TALI PUSAT) download
Persalinan (CHEPALOPELVIK DISPROPORTION) download
Persalinan (MALPOSISI) download
Persalinan (INVERSIO UTERI) download
Persalinan (PPH PRIMER) download
Persalinan (PARTUS LAMA) download
Persalinan (OEDEMA ) download
Contoh KTI, SKRIPSI Kesehatan

Contoh KTI, SKRIPSI Kesehatan

KTI Kebidanan (Full Version) download
KTI Keperawatan (Full Version) download
KTI Kesehatan Gigi (Full Version) download
KTI Kesehatan Lingkungan (Full Version) download
KTI Analis Kesehatan (Full Version) download
KTI Farmasi (Full Version) download
KTI Gizi (Full Version) download
KTI Apoteker (Full Version) download
Skripsi FKM (Full Version) download
Skripsi Keperawatan (Full Version) download
Skripsi Kedokteran (Full Version) download
Kasus Kedokteran Kompre (Full Version) download
ASKEP Keperawatan Kompre (Full Version) download
ASKEB Kebidanan Kompre (Full Version) download
e-Books

e-Books

Berikut adalah kumpulan-kumpulan e-book Kesehatan

semoga dapat bermanfaat

  1. Ebook Tentang asma
  2. Ebook Tentang struk hemorajik
  3. Ebook Tentang TBC
  4. Ebook Tentang infeksi saluran kemih
  5. Ebook Tentang meningitis bakterial
  6. Ebook Tentang Diabetesmelitus
  7. Ebook Tentang tipoid
  8. Ebook Tentang anti bakterial
  9. Ebook Tentang Dengue (demam berdarah)
  10. Ebook Tentang epilepsi
  11. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/146Obgin2.pdf
  12. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…1_usia_tua.pdf
  13. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_002.pdf
  14. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…003_kanker.pdf
  15. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…4_intersex.pdf
  16. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…4_17_45_49.pdf
  17. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…4_14_06_42.pdf
  18. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…4_14_10_03.pdf
  19. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…4_14_25_15.pdf
  20. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…4_14_50_45.pdf
  21. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…4_14_55_21.pdf
  22. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…n_olahraga.pdf
  23. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…yakit_mata.pdf
  24. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…kit_gondok.pdf
  25. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…kit_syaraf.pdf
  26. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…sambungan).pdf
  27. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_018_darah.pdf
  28. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…iovaskuler.pdf
  29. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…it_parasit.pdf
  30. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…embanganya.pdf
  31. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…masyarakat.pdf
  32. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…i_&_tulang.pdf
  33. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…enerbangan.pdf
  34. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…uji_klinik.pdf
  35. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…rasa_nyeri.pdf
  36. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_anak-anak.pdf
  37. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_indonesia.pdf
  38. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…uran_cerna.pdf
  39. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…boratorium.pdf
  40. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ah_jantung.pdf
  41. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…kedokteran.pdf
  42. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…h_anestesi.pdf
  43. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…salah_otak.pdf
  44. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…hatan_jiwa.pdf
  45. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_036_tumor.pdf
  46. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ika_klinik.pdf
  47. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…on_steroid.pdf
  48. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…endengaran.pdf
  49. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…yakit_hati.pdf
  50. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_kosmetika.pdf
  51. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…si_enteral.pdf
  52. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…edah_mikro.pdf
  53. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…akupunktur.pdf
  54. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…it_menular.pdf
  55. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ntibiotika.pdf
  56. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…hipertensi.pdf
  57. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…sia_lanjut.pdf
  58. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…enular_(i).pdf
  59. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…nular_(ii).pdf
  60. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…agian_iii).pdf
  61. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_dan_leher.pdf
  62. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…3_insomnia.pdf
  63. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…alaria_(i).pdf
  64. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…laria_(ii).pdf
  65. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…rtensi_(i).pdf
  66. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…tensi_(ii).pdf
  67. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…n_obat_(i).pdf
  68. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_obat_(ii).pdf
  69. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…rdarah_(i).pdf
  70. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…darah_(ii).pdf
  71. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ulosis_(i).pdf
  72. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…losis_(ii).pdf
  73. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…riasis_(i).pdf
  74. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…nisasi_(i).pdf
  75. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…isasi_(ii).pdf
  76. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…iovaskuler.pdf
  77. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_hepatitis.pdf
  78. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…pdate_1991.pdf
  79. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…lingkungan.pdf
  80. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…umah_sakit.pdf
  81. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_kesehatan.pdf
  82. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_073_gizi.pdf
  83. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_kulit_(i).pdf
  84. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_075_aids.pdf
  85. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…kulit_(ii).pdf
  86. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…tumor_otak.pdf
  87. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…akit_sendi.pdf
  88. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…uran_cerna.pdf
  89. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…isi_khusus.pdf
  90. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…isi_khusus.pdf
  91. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…komial_(i).pdf
  92. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…omial_(ii).pdf
  93. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…lingkungan.pdf
  94. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_hepatitis.pdf
  95. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…salah_anak.pdf
  96. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_087_mata.pdf
  97. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_keganasan.pdf
  98. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_089_bedah.pdf
  99. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_ke_viii_i.pdf
  100. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ke_viii_ii.pdf
  101. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…092_dengue.pdf
  102. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…enerbangan.pdf
  103. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…94_malaria.pdf
  104. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_095_darah.pdf
  105. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…96_filaria.pdf
  106. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_dan_kulit.pdf
  107. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…berkulosis.pdf
  108. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_100_polio.pdf
  109. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…uran_napas.pdf
  110. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…iovaskular.pdf
  111. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_kesehatan.pdf
  112. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…eoartritis.pdf
  113. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…akupunktur.pdf
  114. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…06_malaria.pdf
  115. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…107_dengue.pdf
  116. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…radisional.pdf
  117. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…lingkungan.pdf
  118. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…yakit_hati.pdf
  119. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…an_makanan.pdf
  120. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…fertilitas.pdf
  121. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_113_gigi.pdf
  122. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ratan_paru.pdf
  123. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…berkulosis.pdf
  124. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…iovaskular.pdf
  125. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_117_kusta.pdf
  126. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…18_malaria.pdf
  127. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…119_dengue.pdf
  128. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…fertilitas.pdf
  129. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…pasan_lain.pdf
  130. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…atogenesis.pdf
  131. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_dan_stres.pdf
  132. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…it_infeksi.pdf
  133. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…masyarakat.pdf
  134. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…salah_anak.pdf
  135. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ntioksidan.pdf
  136. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…uran_napas.pdf
  137. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…akit_sendi.pdf
  138. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…an_kelamin.pdf
  139. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…31_malaria.pdf
  140. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…iovaskuler.pdf
  141. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ginekologi.pdf
  142. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…salah_anak.pdf
  143. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_135_napza.pdf
  144. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…atan_kerja.pdf
  145. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…berkulosis.pdf
  146. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…lingkungan.pdf
  147. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_kandungan.pdf
  148. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…akit_dalam.pdf
  149. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_141_asma.pdf
  150. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…142_alergi.pdf
  151. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…iovaskuler.pdf
  152. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_144_tht.pdf
  153. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…145_Obsgin.pdf
  154. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…Kardiologi.pdf
  155. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_Imunisasi.pdf
  156. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…hatan_jiwa.pdf.pdf[/url]
  157. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…salah_Hati.pdf
  158. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_151_2006.pdf
  159. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…nwisatarev.pdf
  160. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…3_Stemcell.pdf
  161. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…hatankerja.pdf
  162. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_155_THT.pdf
  163. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…56_Depresi.pdf
  164. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_Neurologi.pdf
  165. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…_Kebidanan.pdf
  166. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…9_Obesitas.pdf
  167. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…160_Obsgin.pdf
  168. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…1_Stemcell.pdf
  169. [url]http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/proposalseminar02Feb2008LIPIkehttp://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk.pdf
  170. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil…ell 010806.pdf
  171. Flu Burung Download | File: swf | Ukuran: 176 Kb
  172. Cor Pulmonale

    Download | File: pdf | Ukuran: 069 Kb

  173. Kardiovaskuler ( Hipertensi, Gagal Jantung dan Penyakit jantung koroner )

    Download | File: swf | Ukuran: 246 Kb

  174. Rumus Rehidrasi (by dr Ergia Latifolia)

    Download | File: swf | Ukuran: 176 Kb

  175. Pemberantasan DBD (dr. H. Stefanus Lawuyan MPH)

    Download | File: pdf | Ukuran: 46 Kb

  176. Epidemiologi : dari Kolera hingga Avian influenza (dr. H. Stefanus Lawuyan MPH)

    Download | File: pdf | Ukuran: 48 Kb

  177. Tabungan Kesehatan Nasional (dr. H. Stefanus Lawuyan MPH)

    Download | File: pdf | Ukuran: 48 Kb

  178. Modisco ( by: dr. Ani W )

    Download | File: zip | Ukuran: 291 Kb

  179. Mengenal Diabetes Mellitus

    Download | File: swf | Ukuran: 252 Kb

  180. Keputihan ( fluor albus )

    Download | File: swf | Ukuran: 289 Kb

  181. Sekilas Penyakit Typhus

    Download | File: swf | Ukuran: 234 Kb

  182. Sistem Pelayanan Kesehatan Dasar

    Download | File: swf | Ukuran: 156 Kb

  183. Sistem Pelayanan Kesehatan Dasar (edisi cetak)

    Download | File: pdf | Ukuran: 216 Kb

  184. Multimedia Audiovisual sebagai Media Penyuluhan

    Download | File: pdf | Ukuran: 532 Kb

  185. Beberapa Jenis Sakit Kepala

    Download | File: swf | Ukuran: 418 Kb

  186. MySQL pilihan Rekam Medik
    Download | File: pdf | Ukuran: 228 Kb

Getah Pepaya Untuk Kanker

SETIAP bagian dari tumbuhan pepaya memiliki khasiat. Bahkan, getah pepaya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, mulai dari buah, daun, batang, sampai akarnya, bersifat antitumor dan kanker. Ini karena lebih dari 10 asam amino yang terdapat di dalamnya.
Buah pepaya memiliki kadar serat yang tinggi. Itu sebabnya saat mengalami sulit buang air besar, pepaya adalah buah yang pas untuk dikonsumsi.
Kandungan Papain
Buah, daun, dan akar papaya memang dapat dimanfaatkan mencegah gangguan ginjal, sakit kandung kemih, tekanan darah tinggi, dan gangguan haid. Sementara biji pepaya bermanfaat mengobati cacing gelang, gangguan pencernaan, masuk angin, dan diare.
Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex) yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker. Manfaat getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah, seperti dikutip Journal Society of Biology, yang menyatakan papain bersifat antitumor atau kanker.
Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan, karpain ternyata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus.
Lebih dari 10 asam amino terkandung dalam getah pepaya, antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. Mereka bersatu padu menjadi bahan baku industri kosmetik untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari timbunan plak.
Selama ini getah pepaya yang terdapat pada daun memang lebih dimanfaatkan untuk pengempukan daging dengan cara membungkus daging mentah dengan daun tersebut selama beberapa jam dalam suhu kamar. Selain itu, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.
Bentuk Kemasan
Di beberapa daerah, daging dimasak langsung bersama daun dan buah pepaya mentah untuk mendapatkan daging yang lunak dan mudah dicerna. Saat ini, getah yang terdapat dalam daun dan buah pepaya mentah diekstrak untuk dimanfaatkan sebagai bahan campuran pengempuk daging secara komersial. Tepung getah pepaya sebagai pengempuk daging banyak dijual dalam bentuk kemasan di super market atau di toko bahan kimia.
Penggunaan getah tersebut bisa dengan penyuntikan secara langsung pada ternak setengah jam sebelum disembelih agar dagingnya lebih lunak. Enzim papain akan menghidrolisis kolagen dalam daging, sehingga bentuknya menjadi kendur dan daging akan lebih empuk. Enzim papain inilah yang merombak protein (kolagen) menjadi beberapa bagian.
Dalam buku Taman Obat Keluarga edisi III terbitan Departemen Kesehatan disebutkan, pepaya termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah banyak. Di daerah tropis, pembuahan pertama dapat berlangsung kurang dari satu tahun dan kemudian berbuah sepanjang tahun. Jumlah buah bisa mencapai 50-150 per pohon setahun.
Jika selama ini Anda termasuk penggemar buah pepaya, tentu sepakat bahwa manfaat dan nilai gizinya bagi kesehatan sangatlah besar. Tidak sekadar memiliki serat tinggi, pepaya juga mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.
Hebatnya lagi, kandungan enzim papain dalam buah pepaya berfungsi mempercepat proses pencernaan protein. Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah, tetapi hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri.
Meramu Idola Sepanjang Musim Karena mudah dipelihara dan tidak mengenal musim, harga pepaya memang jauh lebih murah dibandingkan dengan buah lain. Meski harganya murah, manfaat yang dikandungnya ternyata sangatlah besar. Bahkan, setiap bagian tanaman, mulai dari biji, buah, daun, hingga getahnya, dapat dimanfaatkan untuk beragam keluhan. Tak heran, pepaya bisa disebut sebagai buah idola sepanjang musim.

Berikut beberapa contoh meramunya. Biji
- Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering. Jika rasanya terlalu kuat, bisa dicampur dengan kurma atau madu. Bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini setiap hari selama seminggu, selanjutnya diulang dua minggu kemudian.
- Cara lainnya, ambil biji pepaya kering berupa serbuk 10 gram. Serbuk ini dididihkan bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.
Akar
- Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram, dan air 100 ml. Bahan dipotong-potong, kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu, tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.
- Sebagai minuman penyegar, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih, lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.
- Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum.
Getah
- Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum diolesi.
- Sebagai pelunak daging, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.
Daun
- Sebagai pengontrol tekanan darah, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan 1/2 liter air hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis sebelum diminum layaknya teh.
- Untuk obat demam berdarah, campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak untuk kemudian didinginkan sebelum siap diminum.
- Obat nyeri perut saat haid, ambil 1 lembar daun pepaya, buah asam, dan garam secukupnya. Rebus hingga masak untuk kemudian dinginkan dan diminum dalam satu gelas.
Buah mentah
- Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan haid, maupun gangguan lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum memasak, cuci buah untuk membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.
Buah masak
- Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga organ pencernaan sekaligus memperlancar BAB. Dapat dimakan langsung atau dibuat jus dengan dicampur buah lain serta ditambah madu atau gula.


Lada atau Merica Obat Asma

Lada atau merica adalah salah satu rempah penting yang memiliki berbagai khasiat obat. Lada (Piper nigrum), dikenal bisa mengatasi berbagai penyakit seperti rematik, asma, eksim, sakit kepala, perut kembung, batuk rejan, panas dalam, dan lain-lain.
Lada tergolong tumbuhan memanjat. Daunnya berbentuk bulat telur, tunggal, bertangkai, letak berseling atau tersebar. Lada berbunga majemuk, berbentuk bulir, dan menggantung dengan panjang bulir 3,5 sampai 22 cm, terdapat pada ujung atau berhadapan dengan daun. Hasil olahan buah lada dibedakan menjadi dua jenis yaitu lada putih dan lada hitam. Bagian yang dipakai sebagai obat adalah buah.
Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat, kandungan kimia yang dikandung lada adalah saponin, flavonoida, minyak atsiri, kavisin, resin, zat putih telur, amilum, piperine, piperiline, piperoleine, poperanine, piperonal, dihdrokarveol, kanyo-fillene oksida, kariptone, tran piocarrol, dan minyak lada. Sifat kimiawi lada adalah pedas, berbau khas, aromatik, dan memiliki efek farmakologis sebagai peluruh haid.
Untuk mengatasi rematik, lada, cengkeh, dan daun muda belimbing wuluh dihaluskan lalu tambahkan cuka beras putih secukupnya. Kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Mengatasi rematik, asam urat, pegal linu, keropos tulang, sebanyak 5 gram lada, 5 gram biji pala, 1 jari kayu manis, 5 butir kapulaga, 5 butir cengkeh, 10 gram jahe, 10 gram jahe merah, 200 gram ubi jalar merah, dan gula merah secukupnya direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc. Lalu diminum airnya dan dimakan ubi jalar merahnya.
Sebagai obat asma, 10 butir lada, 8 lembar daun sirih dihaluskan lalu ditambahkan 1 sendok teh minyak kayu putih. Ramuan diaduk lalu dioleskan pada tengkuk dan dada. Obat eksim, 10 butir lada dan 20 gram daun sangketan (Heliotropium indicum) dihaluskan lalu tambahkan 1 sendok teh air perasan jeruk nipis dan kapur sirih secukupnya. Ramuan diaduk dan digosokkan pada bagian yang sakit.
Mengatasi sakit kepala, 1 sendok teh lada, 15 gram daun gandarusa, dan 15 gram jahe dihaluskan lalu tambahkan 1 sendok makan minyak kayu putih. Gosokkan pada leher dan punggung. Lakukan satu kali sehari. Ramuan lainnya, 5 gram lada, 5 butir cengkeh, 5 gram biji pala, dan 1 jari kayu manis dikeringkan dan ditumbuk hingga menjadi bubuk. Lalu diseduh dengan air panas, dan selagi hangat diminum untuk obat sakit kepala.
Obat perut kembung, 5 gram lada, 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis, 5 gram biji pala, 30 gram kismis, 200 gram ubi jalar merah, 10 gram jahe, direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc. Airnya diminum dan ubi jalar dimakan.
Mengatasi batuk rejan, 5 butir lada putih, 1 buah lobak, dan dua sendok makan madu ditim, lalu dimakan. Obat panas dalam, 5 gram lada dan 1 buah pir direbus dengan air secukupnya, disaring dan ditambahkan madu secukupnya lalu diminum airnya.
Sumber: Republika Online



Manfaat Kumis Kucing

Kumis kucing (Orthosiphon Spicatus BBS) berbentuk semak, batangnya basah, tingginya bisa mencapai 1,5 meter itu. Bisa tumbuh di tempat yang kering maupun basah pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, tanaman ini memiliki daun berbentuk telur taji, tepi daunnya
bergerigi kasar. Bunganya mengeluarkan benang sari dan putik berwarna putih atau ungu.
Tanaman ini memiliki sejumlah khasiat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Daunnya mengandung kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi. Ia juga mengandung glikosida orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.
Menurut buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia karya Dr Setiawan Dalimartha, seperti dikutip situs pusat data perhimpunan rumah sakit seluruh Indonesia (Persi), bunga tanaman kumis kucing merupakan bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung percabangan. Warnanya ungu pucat atau putih sedangkan benang sarinya lebih panjang dari tabung bunga. Buah kumis kucing berupa buah kotak dan berbentuk bulat telur. Tanaman ini bisa diperbanyak dengan biji maupun setek batang.
Herba tanaman ini rasanya manis namun sedikit pahit. Herba kumis kucing ini bisa digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit yaitu infeksi ginjal akut dan kronis, rematik, tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi kandung kencing. Untuk mengobati penyakit infeksi ginjal dan hipertensi, cuci 30 gram herba segar kumis kucing, herba daun sendok dan rumput lidah ular. Rebus itu semua dalam tigha gelas air sampai hanya tersisa satu gelas. Setelah dingin,saring airnya lalu diminum setengah gelas sebanyak dua kali sehari.
Bagi yang menderita infeksi saluran kencing, sering buang air kecil (volume sedikit dan anyang-anyangan) , bisa dicoba penyembuhannya dengan ramuan herba segar daun kumis kucing, meniran, dan akar alang-alang masing-masing 30 gram lalu dicuci sampai bersih. Bahan-bahan tersebut selanjutnya dipotong-potong seperlunya lalu direbus dalam tiga gelas air hingga hanya tersisa setengahnya. Setelah dingin, air tersebut kemudian diminum masing-masing setengah gelas sebanyak tiga kali sehari.
Untuk mengobati kencing batu, 90 gram herba kumis kucing dicuci bersih lalu direbus dalam satu liter air hingga mendidih dan tersisa 750 cc. Setelah dingin, minumlah sebanyak tiga kali sehari masing-masing sepertiga bagian. Minumlah ramuan ini hingga penyakitnya sembuh.
Copyright © 2012-2099 Tips-Sehat-99.blogspot.com All rights reserved.